Menjemput Berkah Dunia Akhirat, Muslimat NU Ranting Kedawung Gelar Ziarah ke Makam Aulia
masmus
Menjemput Berkah Dunia Akhirat, Muslimat NU Ranting Kedawung Gelar Ziarah ke Makam Aulia
KEDAWUNG – Di bawah langit cerah Ahad Pahing, 6 Sya’ban 1447 H yang bertepatan dengan 25 Januari 2026, keluarga besar Muslimat NU Ranting Kedawung melaksanakan perjalanan spiritual yang penuh makna. Ratusan jamaah berkumpul dalam satu niat: berziarah ke makam para Aulia untuk bertawasul dan mengharap keberkahan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.
Perjalanan Ruhani di Bulan Sya’ban
Kegiatan ziarah ini bukan sekadar perjalanan biasa. Bagi warga Muslimat NU Kedawung, momen menjelang bulan suci Ramadhan (di bulan Sya’ban) adalah waktu yang tepat untuk memperkuat spiritualitas dan mengingat jasa para kekasih Allah.
“Kami berharap melalui wasilah para Aulia ini, doa-doa kita diijabah oleh Allah SWT, serta mendapatkan keberkahan yang mengalir bagi keluarga dan lingkungan Kedawung,” ujar salah satu pengurus di sela-sela kegiatan.
Sinergi Tokoh dan Lembaga
Kemeriahan dan kekhusyukan acara ini semakin terasa dengan kehadiran para tokoh penting dan perwakilan lembaga keagamaan di wilayah Kedawung. Hal ini menunjukkan soliditas dan sinergi yang kuat antar elemen Nahdlatul Ulama.
Beberapa tokoh yang turut mendampingi rombongan ziarah antara lain:
Kyai Muslih Hanafi: Rois Syuriyah Ranting NU Kedawung.
H. Mujiono, S.sos: Tokoh masyarakat sekaligus pemilik Rumah Yatim dan Dhuafa Bengawan Al-Kautsar.
KH. Ahmad Furqoni: Ketua Bidang Dakwah Masjid Baitul Mu’minin, yang juga memimpin prosesi doa dan tahlil dengan sangat khusyuk.
Selain itu, hadir pula segenap Pengurus Masjid Baitul Mukaromah serta Pengurus Mushola Al Ikhsan yang semakin mempererat tali silaturahmi antar pemangku rumah ibadah.
Khidmat dalam Doa
Dalam rangkaian ziarah tersebut, KH. Ahmad Furqoni memimpin pembacaan tahlil dan doa bersama. Suasana tampak sangat menyentuh saat para jamaah yang didominasi ibu-ibu Muslimat bersimpuh di sekitar makam, melantunkan dzikir dengan khidmat.
Kolaborasi antara pengurus Muslimat, jajaran Syuriyah, hingga pengurus yayasan yatim dhuafa ini membuktikan bahwa kegiatan ziarah mampu menjadi perekat sosial yang luar biasa bagi warga desa.
Harapan Kedepan
Melalui kegiatan rutin seperti ini, Muslimat NU Ranting Kedawung berkomitmen untuk terus menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Selain sebagai sarana dzikrul maut, ziarah ini diharapkan mampu meningkatkan semangat berkhidmat para pengurus dan anggota dalam membesarkan organisasi NU di tingkat ranting.
Semoga keberkahan para Wali Allah senantiasa menyertai langkah seluruh warga Kedawung. Amin Ya Rabbal Alamin. 🤲
Catatan Redaksi: Foto-foto dokumentasi kegiatan mulai dari keberangkatan hingga suasana doa di makam dapat dilihat pada galeri di bawah ini.
Tinggalkan Balasan