KEDAWUNG – Komitmen Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kedawung dalam melayani umat, baik secara spiritual maupun sosial, kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan dua kegiatan utama yang disinergikan dalam satu momentum penting. NU Ranting Kedawung telah sukses menggelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah yang krusial, berbarengan dengan acara Pentasarufan Gocap dari program Kotak Infak NU (KOIN) Ranting Kedawung.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata kesungguhan NU Kedawung dalam menjamin tersedianya sumber daya manusia yang kompeten dalam menjalankan syariat Islam, sekaligus memperkuat pilar ekonomi dan sosial kerakyatan.
Pelatihan Pemulasaraan Jenazah: Memperkuat Kesiapan Umat
Pemulasaraan Jenazah merupakan kewajiban kolektif (Fardhu Kifayah) yang harus dipastikan pelaksanaannya di setiap komunitas Muslim. Sadar akan pentingnya bekal ilmu yang memadai, Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan utama:
- Standardisasi Tata Cara: Memastikan anggota NU dan masyarakat Kedawung mampu melaksanakan proses memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam dan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).
- Mencetak Kader: Melahirkan kader-kader yang terampil dan siap sedia, sehingga tugas Fardhu Kifayah tidak lagi menjadi beban, melainkan dapat dilaksanakan dengan tenang dan benar di lingkungan masing-masing.
Peserta pelatihan mendapatkan materi komprehensif yang dibawakan oleh narasumber yang ahli di bidangnya, menjadikan setiap sesi tidak hanya informatif tetapi juga praktikal.
Pentasarufan Gocap NU Kedawung: Wujud Solidaritas KOIN
Selain aspek keilmuan, kegiatan ini juga memperkuat pilar sosial melalui acara Pentasarufan Gocap. “Gocap” merupakan nama program spesifik yang terkait dengan alokasi dana yang dihimpun melalui program KOIN (Kotak Infak NU) yang digalakkan oleh Ranting Kedawung.
Pentasarufan dana infak ini menjadi puncak dari upaya pengumpulan sedekah dan infak jamaah yang dikelola secara transparan dan amanah oleh NU Ranting Kedawung. Dana yang disalurkan ini ditujukan untuk berbagai program sosial, santunan, bantuan duka, hingga dukungan untuk kegiatan keagamaan dan operasional Banom (Badan Otonom) di Kedawung.
Ini adalah perwujudan nyata dari gerakan kemandirian umat dan semangat berbagi yang menjadi ciri khas Nahdlatul Ulama.
Sinergi Badan Otonom
Keberhasilan ganda acara ini tidak lepas dari sinergi dan gotong royong seluruh Badan Otonom (Banom) NU Ranting Kedawung. Tampak hadir dan turut mensukseskan acara ini:
- Muslimat NU
- Fatayat NU
- Gerakan Pemuda (GP) Ansor
- Serta peran penting dari IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama)
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa NU Ranting Kedawung adalah organisasi yang kokoh dan bergerak secara kolektif untuk kemaslahatan masyarakat.
Penutup:
NU Ranting Kedawung berkomitmen untuk terus menjadi payung yang menaungi umat, baik dalam urusan duniawi maupun ukhrawi. Diharapkan, bekal ilmu Pemulasaraan Jenazah yang didapatkan peserta dapat bermanfaat luas, dan Pentasarufan KOIN dapat memperkuat ekonomi dan kesejahteraan warga Kedawung. Mari terus berkhidmat, berjuang, dan beramal bersama Nahdlatul Ulama.
Salam Khidmah!























Tinggalkan Balasan