KEDAWUNG-nukedawung.web.id – Kabar menggembirakan datang dari Srikandi Nahdlatul Ulama Ranting Kedawung. Grup Hadroh Al Munada, yang beranggotakan ibu-ibu Fatayat & Muslimat NU Ranting Kedawung, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 Kategori Ibu-ibu dalam ajang bergengsi Festival Hadroh Se-Barlingmascakeb 2026.

Festival yang digelar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Haul, dan Haflah Akhirusanah ini bertempat di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin (PPHM), Kemranjen, Banyumas, pada Kamis (08/01/2026).
Kompetisi ini berlangsung ketat dengan diikuti oleh berbagai grup hadroh terbaik dari wilayah Banyumas dan sekitarnya. Tampil dengan kostum bernuansa biru muda yang anggun dan syar’i, Grup Al Munada tampil memukau di hadapan dewan juri. Kekompakan vokal, harmonisasi tabuhan rebana klasik, serta penghayatan sholawat yang dibawakan berhasil mengantarkan mereka naik ke podium juara.
Apresiasi Pengurus NU Ranting Kedawung
Capaian prestasi ini disambut dengan rasa syukur dan bangga oleh jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kedawung. Keberhasilan Al Munada dinilai bukan sekadar kemenangan dalam lomba, melainkan bukti nyata bahwa kader-kader NU, khususnya Fatayat & Muslimat, mampu berdaya dan mensyiarkan Islam melalui seni budaya.
Mewakili jajaran Tanfidziyah dan Syuriyah, Pengurus Ranting NU Kedawung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya:
“Alhamdulillah wa Syukurillah. Kami atas nama Pengurus Ranting NU Kedawung sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras sahabat-sahabat Fatayat & Muslimat di Grup Al Munada. Prestasi Juara 2 di tingkat Barlingmascakeb ini adalah buah dari latihan yang disiplin, kekompakan, dan keikhlasan dalam bersholawat. Ini membuktikan bahwa Fatayat & Muslimat Kedawung tidak hanya aktif dalam kegiatan diniyah, tetapi juga unggul dalam kreativitas seni Islami.”
Harapan dan Motivasi
Kemenangan ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk prestasi-prestasi selanjutnya. Lebih dari itu, diharapkan Grup Hadroh Al Munada dapat terus istiqomah dalam melantunkan sholawat, menjadi perekat ukhuwah di tengah masyarakat, dan menjadikan seni hadroh sebagai sarana dakwah yang santun dan menyejukkan hati.


Bagi grup-grup hadroh lain yang ada di wilayah Kedawung, pencapaian Al Munada ini diharapkan menjadi motivasi tersendiri.
“Jangan pernah lelah untuk berlatih dan bersyiar. Jadikan prestasi Al Munada sebagai pemicu semangat bagi grup hadroh lain di Kedawung, baik kasepuhan maupun anak-anak muda. Menang kalah dalam lomba adalah hal biasa, namun niat membumikan sholawat harus terus menyala,” tambah perwakilan Pengurus Ranting.
Semoga keberkahan sholawat senantiasa menaungi Desa Kedawung, dan Grup Hadroh Al Munada semakin solid serta sukses di masa depan. Mabruk Alfa Mabruk!
(Redaksi NU Kedawung)






Tinggalkan Balasan