Bukan Cuma Tahlilan: 4 Manfaat Tak Terduga Mengabdi di Ranting NU

Bukan Cuma Tahlilan: 4 Manfaat Tak Terduga Mengabdi di Ranting NU

Bukan Cuma Tahlilan: 4 Manfaat Tak Terduga Mengabdi di Ranting NU

Bukan Cuma Tahlilan: 4 Manfaat Tak Terduga Mengabdi di Ranting NU

Banyak dari kita yang ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, namun sering kali bingung harus memulai dari mana. Keinginan mulia ini bisa diwujudkan dengan ‘berkhidmah’ atau mengabdi di lingkungan terdekat, salah satunya melalui organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat ranting, seperti di Kedawung, yang menjadi wadah konkret untuk pengabdian tersebut.

1. Lebih dari Sekadar Ritual, Anda Adalah Penjaga Islam Moderat

Berkhidmah di NU bukan hanya tentang menjalankan tradisi seperti tahlilan atau yasinan. Lebih dari itu, Anda mengambil peran aktif sebagai ‘benteng’ untuk menjaga dan melestarikan tradisi Islam moderat (Ahlussunnah Wal Jamaah) langsung di tingkat akar rumput. Ini berarti Anda ikut serta mempertahankan nilai-nilai luhur seperti tawasuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan i’tidal (adil). Peran ini sangat penting karena ekstremisme sering menyebar ketika ada kekosongan di tingkat komunitas. Dengan aktif mengisi ruang komunal lewat kegiatan positif, NU Ranting secara efektif membuat lingkungan menjadi lahan yang tidak subur bagi ideologi radikal dan menciptakan harmoni sosial.

2. Menggerakkan Roda Ekonomi Umat, Bukan Hanya Spiritual

Menjaga akidah saja tidak cukup jika perut umat masih kosong. Inilah mengapa khidmah di NU melampaui benteng spiritual dan masuk ke ranah pemberdayaan yang konkret. Pengabdian di NU Ranting Kedawung memiliki dampak langsung pada pemberdayaan ekonomi warga melalui program nyata seperti pengembangan koperasi syariah, UMKM berbasis jamaah, pengembangan pendidikan agama dan umum yang berkualitas, serta pelayanan sosial untuk kaum dhuafa dan anak yatim. Hal ini mematahkan stereotip bahwa organisasi keagamaan hanya berfokus pada urusan spiritual, tetapi juga aktif menjadi motor penggerak kesejahteraan umat secara holistik.

3. Ajang Pengembangan Diri dan Jaringan Profesional

Salah satu keuntungan tak terduga dari aktif di NU adalah hubungan yang simbiosis: Anda tidak hanya memberi, tetapi juga menerima. Saat Anda mengorbankan waktu untuk mengelola kegiatan, Anda secara organik melatih kepemimpinan yang tidak diajarkan di bangku kuliah formal, seperti melalui pembinaan generasi muda melalui IPNU-IPPNU. Saat Anda bersilaturahmi, Anda sedang membangun jaringan profesional yang berlandaskan kepercayaan dan pengabdian bersama. Ini adalah sebuah ‘investasi’ pada kapasitas diri, baik dalam keilmuan agama maupun sosial, yang sangat bermanfaat untuk kehidupan personal dan profesional Anda.

“Nahdlatul Ulama bukan hanya organisasi, tetapi juga rumah besar tempat kita mengabdi, belajar, dan menjaga nilai-nilai Islam yang ramah dan membumi di tanah air.”

4. Investasi Abadi untuk Dunia dan Akhirat

Pada puncaknya, kontribusi Anda di NU adalah investasi amal jariyah untuk kehidupan dunia dan akhirat. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya” (HR. Ahmad). Selain itu, kegiatan ini secara nyata memperkuat persaudaraan (ukhuwah) dalam tiga tingkatan: Islamiyah (persaudaraan sesama muslim), wathaniyah (persaudaraan sesama bangsa), dan basyariyah (persaudaraan sesama manusia).

Penutup: Langkah Kecil Anda Sangat Berarti

Berkhidmah di NU Ranting memberikan manfaat multidimensi: dari menjaga tradisi dan memberdayakan ekonomi, hingga mengembangkan diri dan berinvestasi untuk akhirat. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki dampak yang besar bagi lingkungan.

Setelah melihat semua manfaat ini, kontribusi kecil apa yang bisa Anda mulai hari ini untuk lingkungan sekitar Anda?

Jadwal Sholat

Memuat…
Menuju –j –m –d
  • Imsak –:–
  • Subuh –:–
  • Terbit –:–
  • Dzuhur –:–
  • Ashar –:–
  • Maghrib –:–
  • Isya –:–
Kedawung, Kroya & Sekitarnya
(Koordinat Presisi Desa Kedawung)